Dalam diam, tersimpan segala perasaan yang tidak dapat diungkapkan

Pada akhirnya hanya bisa berkata “ya sudahlah”


poems-and-word:
“Poems & Words
”

dari awal pun aku tidak pernah didengarkan.

keinginanku pun selalu diabaikan.

rasa cemas dan tertekan pun harus aku tahan sendirian.

seolah selama ini aku hadir untuk memenuhi harapan, tanpa memiliki perasaan.

sungguh ini sangat menyakitkan.

setiap hari beradu dengan pikiran dan segala kemungkinan.

sembari berharap ada sedikit keajaiban.


Kamu sudah cukup menjelaskan.

Kamu sudah cukup berdebat hingga menimbulkan pertikaian.

Kamu sudah cukup mengungkapkan pemikiran.

Ingat tidak semua orang sepemikiran atau bahkan mau mengerti pikiranmu.

Tenangkan dirimu.

Turuti saja semua kemauan orang-orang padamu.

Pada akhirnya, tugasmu hanya membahagiakan orang-orang di sekitarmu.

Anggap saja itu juga bagian dari bahagiamu.


Sedih saat semua orang terdekatmu malah menganggap rencanamu tidak matang, gegabah bahkan terlalu paranoid.

Padahal aku melakukannya karena aku sayang.

Aku tidak peduli pada perkataan orang lain, aku hanya memprioritaskan mereka, kesehatan mereka.

Tapi lihat yang aku dapatkan.

Hanya perkataan dan sikap yang menyudutkan.

Aku sungguh lelah harus menjadi orang yang terlalu peduli pada kondisi saat ini dan terlalu memikirkan jangka panjang dari kondisi ini.

Ingin marah, ingin mengeluarkan semuanya namun aku bisa apa selain menuliskannya disini.


Akhirnya hati ini menjatuhkan pilihan.

Pada lelaki yang selalu berusaha memberikan kebahagiaan.

Awalnya aku tidak menduga.

Bahwa kamulah orangnya.

Terima kasih karena telah hadir dan memberikan warna.

Mari kita melangkah menuju masa depan untuk menggapai mimpi bersama.


I love you more than words. And I am a big fan of words.
Joe Dunthorne (via quotemadness)

(via quotemadness)


Bagaimana caranya seseorang bisa merasa begitu sepi padahal di tengah keramaian?

Seolah asing dalam pembauran.

Merasa menikmati waktu sendiri tapi disaat bersamaan merindukan kebersamaan seperti dulu.

Apa ini yang dinamakan rindu pada masa lalu?

Seolah gelak tawa selalu hadir setiap harinya.

Mengakhiri hari yang lelah karena tekanan bekerja.

Bercengkrama dengan teman-teman dengan selera humor yang sama.

Ah aku merindukan mereka.


Di hari berbahagia ini aku sangat bersyukur pada Allah Yang Maha Kuasa.
Sungguh tiada berhenti ku bersyukur atas karunia-Nya.
Karena telah dianugerahkan kehidupan yang layak, memperoleh pekerjaan impian serta diberikan rezeki yang berlimpah.
Diri ini pun dikelilingi keluarga dan orang-orang baik yang memberikan banyak kasih sayang dan perhatian.
Juga aku bersyukur karena telah dipertemukan denganmu, lelaki yang selalu berjuang untuk tujuan baik kita.
Semoga segalanya dilancarkan dan dimudahkan.
Agar niat tersebut dapat cepat terlaksana.


Mari berjalan beriringan sembari membicarakan masa depan dengan sebuah senyuman.